
Hidupku itu diibaratkan seperti matahari, bulan dan bumi.dimana aku menjadi bumi yang membutuhkan hangatnya sinar mentari pada siang hari dan membutuhkan sinar bulan pada saat malam hari. Berputar sesuai pada porosnya masing-masing dan tidak mengubah jarak diantara ketiganya maka akan damai, tentram, dan bahagia. Bagaimana jika semua itu berubah? ketika matahari dan bulan memperebutkan bumi, mereka merasa bisa menghidupi bumi dengan seorang diri. Bukankah jika bumi tanpa matahari dia tak akan berputar pada porosnya dan bumi akan mengalami keadaan yang sangat dingin?. Bukankah jika bumi tanpa bulan akan mengalami kehancuran iklim dan tak akan ada lagi sinar bulan yang akan menerangi langit dimalam hari di bumi?. Ya begitulah kira-kira hidupku jika mereka memaksa ku untuk mengikuti salah satu dari mereka. Aku tidak akan lagi merasakan damai, tentram, dan bahagia jika hanya ada salah satu dari mereka yang ada disisiku. Bumi saja membutuhkan matahari dan bulan, bagaimana aku yang hanya seorang anak yang masih membutuhkan bimbingan dan kasih sayang dari mereka?.
Lampung Selatan, 26 Oktober 2018